Selasa, 02 Oktober 2012

Perkembangan Akuntansi di Indonesia

Nama           : Gusty Randa
NPM           : 23210058
Kelas           :  3eb20
Dosen          : EDY PRIHANTORO
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia # ( tulisan 2 )

Perkembangan Akuntansi di Indonesia


Perkembangan Akuntansi dari Sistem Pembukuan Berpasangan Pada awalnya, pencatatan transaksi perdagangan dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dicatat pada batu, kulit kayu, dan sebagainya. Catatan tertua yang berhasil ditemukan sampai saat ini masih tersimpan, yaitu berasal dari Babilonia pada 3600 sebelum masehi. Penemuan yang sama juga diperoleh di Mesir dan Yonani kuno. Pencatatan itu belum dilakukan secara sistematis dan sering tidak lengkap. Pencatatan yang lebih lengkap dikembangkan di Italia setelah dikenal angka- angka desimal arab dan semakin berkembangnya dunia usaha pada waktu itu. Perkembangan akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya sistem pembukuan berpasangan (double entry system) oleh pedagang- pedagang Venesia yang merupakan kota dagang yang terkenal di Italia pada masa itu. Dengan dikenalnya sistem pembukuan berpasangan tersebut, pada tahun 1494 telah diterbitkan sebuah buku tentang pelajaran penbukuan berpasangan yang ditulis oleh seorang pemuka agama dan ahli matematika bernama Luca Paciolo dengan judul Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita yang berisi tentang palajaran ilmu pasti. Namun, di dalam buku itu terdapat beberapa bagian yang berisi palajaran pembukuan untuk para pengusaha. Bagian yang berisi pelajaranpe mbukuan itu berjudul Tractatus de Computis et Scriptorio. Buku tersebut kemudian tersebar di Eropa Barat dan selanjutnya dikembangkan oleh para pengarang berikutnya. Sistem pembukuan berpasangan tersebut selanjutnya berkembang dengan sistemyang menyebut asal negaranya, misalnya sistem Belanda, sistem Inggris, dan sistem Amerika Serikat.

Akuntansi tidak sama dengan tata buku walaupun asalnya sama-sama dari pembukuan berpasangan. Akuntansi sangat luas ruang lingkupnya, diantaranya teknik pembukuan. Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo- Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem pembukuan yang dipakai di Indonesia berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo- Saxon).
Indonesia Masih Kekurangan Akuntansi
Setelah Indonesia  memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, negara kita masih kekurangan tenaga Akuntan.
                Periode tahun 194-5-1950. kursus-kursus untuk mendidik tenaga-tenaga bidang Akuntansi dilanjutkan. Setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda. Pernerintah Repubiik Indonesia baru mentpunyai kesempatan mengirirn putra-putranya ke luar negeri u'tuk belajar mengenai Akuntansi.
Perkembangan pendidikan Akuntansi di lndonesia :
a.       Tahun 1952, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia didirikan.
b.      Tahun I960, Institur Ilmu Keuangan (sekarang STAN) membuka Jurusan Akuntansi.
c.       Tahun 1961, Fakultas Ekonomi Universitas padjadjaran didirikan 
d.      Tahun 1962
·         Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga didirikan
·         Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara didirikan.
e.      Tahun 1964 Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada didirikan. 
f.        Perkembangan organisasi Akuntan diawali tahun 1978, yaitu dengan berdirinya lkatan Akuntan Indonesia Seksi Akuntan Publik. Selan-jutnya, pada tahun 1986, organisasi ini lebih disempurnakan lagi dengan dibentuknya Seksi Akuntan Manajemen dan Seksi Akuntan Pendidikan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar